JK Ingatkan Ketua KPK Soal Sumpah Jabatan-JPNN.com
JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi santai ancaman pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang menyatakan akan mundur dari jabatan kalau pemerintah dan DPR tetap melaksanakan revisi terhadap Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.
Meski tak ingin menanggapi secara langsung, JK mengingatkan, seorang pejabat penting setiap saat mengingat sumpahnya saat dilantik pertama kali. Bahwa akan taat kepada konstitusi dan undang-undang.
"Iya, itu sumpah. Saya hanya mengatakan seorang pejabat itu akan taat kepada konstitusi dan undang-undang, akan melaksanakan," ujar JK, Senin (22/2).
Saat ditanya apakah pimpinan KPK melanggar sumpah kalau mengundurkan diri karena tidak setuju dengan rencana revisi, JK menjawab secara diplomatis. Ia menyatakan kalau dirinya hanya membacakan sumpah seorang pejabat. Di mana hal tersebut juga berlaku bagi presiden, menteri, gubernur dan pejabat negara lainnya.
"Saya hanya bacakan sumpah seorang pejabat," ujarnyaini karena ekonomi yang baik sehingga memicu minat sebagian orang untuk merawat kecantikannya.
"Saya pikir sebagian karena perbaikan ekonomi dan semakin banyak orang membelanjakan uang untuk barang mewah. Dan media sosial semakin populer, semakin banyak orang mengirimkan foto dirinya dan ingin terlihat cantik,” katanya seperti dilansir BBC.
Faktor lain karena orang mulai kuatir dengan implan payudara palsu berkualitas rendah buatan perusahaan Prancis, Poly Implant Prothese.(ray/jpnn)
from JPNN.COM | Nasional http://bit.ly/1RWmDS9
via IFTTT